#NR2015 D5: His Little Brother, Is and Will Always Be

HIS LITTLE BROTHER, IS AND WILL ALWAYS BE

Sebuah Fanfiksi dari TV Series SHERLOCK BBC

his always little brother

“A-aku minta maaf, Mycroft… Aku minta maaf… Aku tidak akan melakukan ini lagi… Ma-maafkan aku.. Mycroft, aku janji… Jangan beritahu Mummy… Aku minta maaf…” Sherlock kecil yang berumur lima tahun tidak dapat menahan lagi air matanya yang terus menerus mengalir jatuh di pipi pucatnya, tersedu sedan memohon kepada sang kakak.

Kedua tangannya terangkat, iris melebar penuh ketakutan; takut dengan kemarahan Mycroft. Kakaknya tidak pernah menaikkan nada bicara setinggi ini. Sherlock sangat, sangat terkejut dan berarti Mycroft benar-benar marah kali ini.

Sherlock amat menyesali yang telah ia lakukan: melempar batu-batu ke arah anjing hitam kecil hingga anjing itu berdarah dan terkapar di rerumputan halaman rumah.

Mycroft mendekatinya perlahan. Raut wajahnya melembut, tatapan marah itu sudah hilang entah kemana. Ia mencoba tersenyum selembut mungkin untuk menenangkan adiknya yang masih menangis. Mycroft melebarkan tangannya, membiarkan Sherlock berlari ke arahnya dan memeluknya dengan sangat erat.

“Jangan beritahu Mummy dan Daddy, Mycroft… Aku janji, aku tidak akan nakal lagi…” Sherlock masih terisak di dadanya.

“Mengapa kau melempar batu ke arah anjing itu, Sherlock?” tanya Mycroft, ia mengusap punggung adiknya dengan lembut.

Masih berusaha mengendalikan tangisannya, Sherlock menjawab dengan terbata-bata, “Karena… I-ia mencuri makanan Redbeard… Dan bah-bahkan menggigit Redbeard…”

“Jadi, kau ingin mengusirnya dan memberinya sebuah hukuman?” Sherlock mengangguk pelan. “Well, adikku sayang… Tidak peduli betapa jahatnya anjing itu, kau tidak punya hak untuk melukainya, atau bahkan membunuhnya. Kau tidak boleh melakukan hal kasar seperti itu.”

“Tapi, My—”

“Tidak ada toleransi untuk tindak kekerasan, Sherlock.” Mycroft perlahan mendorong punggung adiknya agar mendekati anjing yang sekarat itu. Ia memeriksa kondisi anjing itu sepintas dan akhirnya merasa lega karena dada anjing itu masih bergerak untuk bernapas. “Beruntung, anjing ini masih hidup. Sekarang, tugasmu yang merawat luka-lukanya.”

Sherlock mengerenyit, membuka mulutnya untuk menolak perintah sang kakak, tapi Mycroft memotong perkataannya dengan cepat, “Jadilah orang yang bertanggung jawab, Sherlock.”


“Jangan tembak! Jangan tembak Sherlock Holmes! Jangan tembak!”

Mycroft tidak sanggup untuk menjaga suaranya agar tetap tenang memerintah dari helikopter. Ia berteriak sangat kencang, memastikan tidak ada satu pun dari agennya yang menarik pelatuk. Semua moncong senapan mengarah pada adiknya.
Siapa yang ia lihat di bawah lampu sorot itu? Bukan seorang Sherlock Holmes yang baru saja menembak mati blackmailer terlicin di Inggris. Bukan juga seorang konsultan detektif terhebat di abad ini yang sudah melakukan kesalahan terbesarnya.

Mycroft mengedipkan matanya beberapa kali dan yang ia lihat hanyalah seorang anak kecil berusia lima tahun, berambut ikal dan sedang menangis dalam rasa bersalah. Penyesalan dan ketakutan bermain-main di wajahnya yang berlinang air mata. Sherlock akan selalu menjadi seorang anak kecil baginya, adik kecil yang membutuhkan pelukannya agar dapat tenang, menjaga dirinya agar tetap aman dan mengajarkannya tentang kehidupan.

Tapi kali ini, Mycroft tidak dapat berbuat apapun lagi seperti dulu. Mereka berdua telah dewasa, sudah banyak hal yang membuat hubungan mereka tidak sehangat dulu dan Mycroft tahu alasan Sherlock melakukan ini adalah untuk melindungi orang-orang yang ia sayangi; seperti ia melindungi Redbeard.

Mycroft menyandarkan punggungnya pada kursi kokpit, menghela napas dalam-dalam.

Ia ingin mengatakan ini, tapi akhirnya hanya tersekat di tenggorokan. “Maafkan aku tidak dapat berada di sana untuk menenangkanmu, Sherlock… Tapi ingatlah satu hal, jadilah selalu orang yang bertanggung jawab…”


What are you thinking about this post?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s