Strategi Politik Indonesia: Pengalihan Isu Publik Pada Media

image

Postingan gw kali ini mungkin rada berat yah, ngebahas politik gini. Lagi belajar bikin materi yang bener, hahaha…

Pikiran ini berawal dari pas gw baca novel berjudul “Negeri Para Bedebah” karya Tere Liye. Novel ini bercerita tentang rekayasa-rekayasa dan manipulasi ekonomi, sehingga hitam di atas putih tidak sesuai dengan fakta untuk kepentingan masing-masing pribadi para penguasa di atas kursi sana. Pas gw beres baca, gw jadi mikir: apakah alur cerita di novel ini beneran kejadian di dunia nyata ini? Para penguasa dan pejabat beneran melakukan praktek kayak di novel ini? Apakah para pejabat di Indonesia bermental seperti tokoh-tokoh di novel ini?

Di novel ini ada adegan ketika Thomas, tokoh utama seorang konsultan ekonomi profesional, mengumpulkan para wartawan dan beberapa orang kepala media online, cetak, dan elektronik nasional untuk membangun opini publik tentang suatu bank agar masyarakat dan para pelaku ekonomi rusuh dan panik tentang bahaya dampak sistemis. Yang tadinya kabarnya kecil menjadi suatu berita besar karena dibahas setiap hari.

Pas gw nonton berita di suatu stasiun televisi swasta tentang seorang manager keuangan wanita yang dibunuh secara tragis, gw jadi mikir tentang novel tadi. Padahal, pembunuhan sudah banyak terjadi di bangsa ini. Banyak pertanyaan di otak gw. Apakah sebenernya ada orang di balik semua ini? Kenapa harus kasus ini yang mencuat ke permukaan? Apakah sebenernya ada seseorang yang mengatur skenario ini seperti Thomas?
Apakah tanpa kita sadari negeri ini adalah negeri para bedebah? Apakah kasus pembunuhan ini hanya sebagai pengalihan isu publik?

Sudah banyak isu-isu yang menjadi pengalihan suatu kasus di dunia permediaan Indonesia. Contohnya dulu waktu sedang booming Kasus Bank Century, tiba-tiba dialihkan pada kasus korupsi sapi oleh suatu partai sehingga rakyat melupakan Bank Century. Sekarang sedang hangat kasus Mesir antara Mursi dan militer yang menyebabkan banyak demo oleh para aktivis Islam dialihkan menjadi kasus pembunuhan seorang wanita.

Jika dipikir-pikir, sebenarnya pemerintah masih mengatur pemberitaan di Indonesia meskipun tidak segamblang dan sekejam zaman orde baru. Pasti ada yang mengatur jalannya isu-isu yang beredar di masyarakat. Sebuah kasus kecil yang biasa terjadi sehari-hari akan menjadi geger dan besar ketika diberitakan terus-menerus, menjadi headline di setiap media cetak, bahkan para pakar berbicara. Mindset kita adalah suatu kasus menjadi penting jika sudah ada para ahli dan pakar memberikan pendapat. Nah, inilah kunci utama suatu kasus menjadi isu nasional.

Mungkin sekarang masyarakyat lebih peka terhadap dunia politik Indonesia. Sehingga kita dapat memilah dan memilih isu mana yang harus lebih diperhatikan dan mana yang hanya menjadi pengalihan.

Yah, sekian pengamatan dangkal dari seorang analis kimia yang melanglangbuana di dunia sastra. Postingan ini hanya merupakan pendapat amatir dan pemikiran sekilas belaka. Hanya berdasarkan ide yang tersirat dari sebuah novel dan obrolan ringan dengan ayah yang seorang sarjana politik.

Gw hanya berharap bahwa alur cerita di novel Negeri Para Bedebah hanya merupakan fiksi dan Indonesia bukanlah negeri para bedebah.


4 thoughts on “Strategi Politik Indonesia: Pengalihan Isu Publik Pada Media

  1. itu bukan fiksi kok, hal semacam itu udh jadi rahasia umum. ada permainann dimana2, politik, media dsb. Bukan hanya sekedar pengalihan isu, ada kepentingan lebih besar yg bermain di belakangnya.

What are you thinking about this post?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s