The Band and Kei

Yang Japan Freaks atau seenggaknya ga buta-buta amat sama Jepang pasti udah ga asing lagi sama yang namanya: J-Roks (Japan Rocks). Dan tentunya dengan VISUAL KEI.

Ok, ada begitu banyak jenis Visual Kei yang kadang juga kategorinya bercampur baur dan menghasilkan jenis yang baru. Ada yang mengusung kesan dark, gothic, horror bahkan cantik. Tapi pada dasarnya, style dalam Visual Kei dipengaruhi oleh 4 genre musik: gothic, meral, rock, dan industrial. Berikut ini beberapa contoh style dalam Visual Kei yang sering dipakai oleh sejumlah band dan juga ditiru oleh para costplayer.

GOTHIC

Pada dasarnya, orang akan menangkaop image gothic sebagai pakaian serba hitam. Kenyataannya, gothic tidak hanya sebatas itu. Bisa saja warna hitum itu dipadu dengan warna-warna lain seperti merah, putih, dan warna gelap lainnya. Ada juga style yang mengadaptasi karakter harlequin. Band yang setia dengan gaya ini adalah Malice Mizer dan Moi Dix Mois.

Malice Mizer

Moi Dix Mois

LOLITA

Terinspirasi oleh image gaun anak-anak pada zaman Victoria, yang dimodifikasi menjadi lebih dark membuat style yang satu ini sangat digemari oleh para J-Rockers dan costplayers. Gitaris Malice Mizer (dulu) dan Moi Dix Mois, Mana, berhasil membawa image ini di dunia per-J-Rock-an.

 

Mana

 

ANGELIC

Pure, saintly, dan adorable. Mungkin itu yang bisa menggambarkan image Visual Kei yang serba angelic ini. Baju satin berwarna putih, sayap, wajah serba pucat adalah beberapa cirinya. Salah satu contoh J-Rocker yang sering memakai image ini adalah Gackt dan Malice Mizer di era Le Ciel.

Gackt
Malice Mizer

CYBER

Warna-warna silver, dipadu dengan riasan make up serba pucat. Sesuai dengan image Visual Kei yang serba virtual. Glay adalah salah satu band yang menampilakn style cyber.

 

Glay

GLAM

Style yang satu ini sangat cocok jika dibawakan oleh J-Rocker yang senang memamerkan kemolekan tubuhnya. Miyavi dan Sugizo adalah dua dari sekian banyak J-Rocker yang sering menggunakan style ini. Diambil dari kata ‘Glamour’ yang mengangkat image rockstar ala tahun 80-an. Selain Miyavi, almarhum Hide juga sering tampil glam.

Sugizo

Miyavi
Hide

ORIENTAL

J-Rock sebagai salah satu komoditi musik Jepang tidak luput untuk mengadaptasi nilai-nilai budaya dari negara itu sendiri. Terinspirasi oleh kemolekan penari geisha, kabuki, dan mewahnya kimono; Visual Kei mengadaptasi itu semua menjadi racikan style yang baru. Kita bisa lihat pada band Kaggra, di mana semua personil (yang notabene cowok) memakai kimono lengkap dengan atributnya, dan terlihat sangat cantik.

Kaggra

MEDITERRANEAN

Mari kita intip sejenak masa-masa Heavenly Laruku. Di situ kita bisa melihat sosok Hyde, Tetsu, Ken, maupun Sakura dengan dandanan yang agak girlish. Hyde dengan rambut panjang, Tetsu dengan rambut disasak atau digerai, dan Ken yang justru tampil manis, kontras dengan penampilannya sekarang.

Laruku

FETISH

Mengingatkan kita akan segala atribut dari bahan vinyl, kulit, dan tentu saja bondage straps.Β  Image visual yangserba fetish bisa kita lihat pada penampilan Dir en Grey untuk video klip Raison d’etre.

Dir en Grey

FAIRY TALE

Tidak banyak band yang membawa image visual seperti ini. Salah satu yang sukses membawanya adalah Psycho le Cemu, karena mereka membuat kostum dengan mengadaptasi cerita legenda dan mitologi.

Psycho le Cemu

RETRO

Band dengan style retro tampil dengan make up dominan hitam dan pakaian yang sesuai dengan nuansa dark dan gritesque yang diciptakan melalui musiknya. Kadang mereka juga memakai pakaian seragam sekolah zaman Jepang kuno dan mencerminkan style retro dari musik mereka. Sering juga dikombinasikan dengan casual street wear dan kostum glamrock. Band seperti Merry dan Baroque adalah band pengusung style ini.

Merry
Baroque

GROOM BOOM

Image pengantin nampaknya menjadi inspirasi bagi para J-Rockers. Beberapa band seperti Luna Sea, Malice Mizer, dan Shazna pernah memakai pakaian pengantin {baik itu gaun maupun tuxedo) sebagai kostum panggung.

Luna Sea
Shazna

PUNK

Style ini sebenarnya sama saja di negara manapun. Begitu pula halnya di dalam dunia J-Rock. Hanya saja karena dipakain oleh band Jepang, ada sisinya uniknya tersendiri seolah memadukan unsur punk dengan J-Style. Umumnya band yang menyandang style ini membawakan musik yang juga nge-punk.

P'unk~en~Ciel

3 thoughts on “The Band and Kei

What are you thinking about this post?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s